TRADISI BERSALAMAN DAN SALING MEMAAFKAN

Kehadiranya sangat dinanti dan kepergianya sangat disesali oleh semua umat islamm.Itulah ramadhan , sebuah kurun masa yang permulaanya bertaburan rahmah, di tengah – tengahnya bertebaran maghfiroh, juga terdapat satu malam yang nilainya melebihi seribu bulan dan di penghujung nya disambut idul fitri

Dalam tradisi lebaran biasanya ada tradisi saling memaafkan antar sesama ketika mengakhiri Ibadah Puasa Bulan Ramadhan yang menjadi rukun islam….saling berkunjung antar tetangga dan saudara yang satu ke saudara yang lain.

Biasanya yang muda mengunjungi yang tua..Saat bersalaman dengan tulus ikhlas yang muda mengucapkan / mengungkapkan kata – kata maaf kepada yang lebih tua..dan spontan tanpa di komando oleh PakDHE CHOLIK komandan BLOG CAMP… eh salah “ maaf pakDHE “ tanpa dikomando yang tua mengamini untuk memaafkan…

Jadilah hari itu semua orang mengaku salah dan meminta maaf dan biasaanya disertai do’a agar hari esok lebih baik, diberi rizki yang murah, biasanya muncul dari orang yang memberikan maaf “ yang lebih tua “ Sebuah pemandangan yang indah dan damai seperti itu hanya bisa ditemui saat lebaran saja.

Tentu tradisi seperti ini akan lebih indah apabila dilakukan sepanjang waktu tanpa harus menunggu hadirnya idul fitri..

Tradisi bersilaturahmi untuk saling memaafkan sekarang tersaingi ketika dunia industry jasa kurir yang dikelola kantor pos yang menawarkan jasa silaturahmi lebaran dengan mengunakan kartu lebaran…dan belakangan ini dengan hadirnya teknologi komunikasi yang mampu memperekat jarak….yang menjebol batas – batas territorial antar pulau, maupun Negara maka tradisi saling memaafkan akan muncul ….dengan hadirnya handphone { HP } dan internet “ sekarang saya juga pakai “ heee…untuk saling memaafakan bisa langsung lewat sms , facebook , twitter, YM, Ebuddy , maupun email…biasanya dengan sms munculah kata – kata indah contohnya kaya dibawah ini karyanya al – habib

Ketika ramadhan telah lepas

Tiada dzikir yang lebih pantas

Selain takbir bagi pemilik ‘Arsy.

Ketika takbir telah bergema

Tiada yang lebih bermakna

Selain pintu maaf yang dibuka.

Selamat lebaran, semoga diterima amalan,

yang ikhlas dilakukan, selama Ramadhan.

Ok lah binggung nich mau nulis apa lagi…Teknologi komunikasi memang tak bisa dihindari , tetapi meski telah berkomunikasi melalui fasilitas yang dapat memperpendek jarak itu, tradisi saling berkunjung di hari lebaran tetap harus dilakukan..karena bobot bersalaman dan berangkulan sekaligus sama –sama mengaku salah tak bisa tergantikan oleh apa pun…” salam “

29 thoughts on “TRADISI BERSALAMAN DAN SALING MEMAAFKAN

  1. Assalaamu’alaikum..

    Ramadhan bulan perjuangan antara diri dan nafsu manusia untuk menunaikan hak Yang Maha Esa. Akhirnya tiba hari kemenangan yang banyak memenangagi hati manusia untuk selalu ingat mengingat dan pesan memesan ke arah kebaikan. Syawal adalah hari menyucikan diri dengan saling memberi maaf agar hidup kita damai dan aman dari rasa dosa dan salah.

    Selamat Hari Raya. Maaf Zahir dan Bathin.
    Salam hangat dari Sarikei, Sarawak.

  2. Namun meski begitu Idul Fitri tahun ini aku jauh berkurang berkirim ucapan lewat SMS tapi melalui media blog aku tebar kemana2 di seantero jagad maya ini😆
    Salam hangat serta jabat erat selalu dari Tabanan

  3. Selamat Hari Raya Idhul Fitri 1 Syawal 1431 H.
    minal aidin wal faizin,
    mohon maaf lahir dan bathin

    Kebetulan di pengajian yg bunda hadiri , yg memang sudah terjadwal 2 kali seminggu, tiap kali kami selesai mengaji , kami selalu saling minta maaf lahir dan bathin ,Akhmad🙂
    salam

  4. Hartohadi dot com mengucapkan :
    Selamat Iedul Fitri 1 Syawal 1431H, Taqobalallahu minna wa minkum Shiyamana washiyamakum Taqobalallahu Yaa Kariim,
    Minal Aidin Wal Faidzin ….Mohon maaf lahir dan batin….

  5. minta maaf dan memberi maaf sama-sama perbuatan terpuji, jadi jangan segan2 kita melakukannya.
    Yang merasa bersalah tentu tak harus gengsi untuk segera minta maaf dengan tulus dan ikhlas.
    Yang dimintai maaf ya tak perlu pelit untuk memberi maaf karena mendendam tak ada untungnya.

    Selamat Idul Fitri 1431 H.
    Maaf lahir dan batin ya pak.

    Salam hangat dari Surabaya

  6. denuzz kurang setuju bersalaman dan bermaafan dibilang tradisi selepas ramadhan …
    seharusnya, bersalaman dan salaing memberi maaf harus kita lakukan setiap saat agar tiada kedengkian dalam kehidupan kita … (Sok banget ngomongnya)

    salam BURUNG HANTU …

  7. Assalaamu’alaikum Akhmad
    Kembali menyapa untuk membaca tulisan baru.
    Apa masih sibuk lagi ya mas. Belum ada posting baru lagi nih.
    Semoga lebarannya membuka llembaran baru dalam tradisi bersalaman dan bermaafan agar generasi baru bisa memahami erti kehadiran syawal sebagai bukan fitrah buat insan yang mencintai Tuhannya.

    Salam mesra dari Sarkei, Sarawak.

tuliskan nama mu untuk menginggatku

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s